Latest Updates

Tutorial Drupal 6 - Menambah Block

Sebelum melanjutkan membaca blog tutorial drupal edisi kali ini, pastikan Anda sudah menyimak dua blog sebelumnya yang berjudul Tutorial Drupal 6 - Block dan Pengaturannya serta blog berjudul Tutorial Drupal 6 - Menambah User.
 
 
 
 
 
Seperti informasi yang tersurat di dua artikel sebelumnya, block di dalam drupal juga bisa ditambah sendiri sesuai kebutuhan. Ada dua bagian utama yang akan dibahas di tutorial menambah block ini. Yang pertama adalah deskripsi dan fungsi item-item yang ada saat menambah block, dan yang kedua adalah contoh menambah sebuah block. Di bawah ini adalah bagian pertama berupa penjelasan detail dari item-item yang ada saat menambah block (Add block).

Seperti biasa, lakukan login sebagai administrator situs, lalu akses administer > Site building > Blocks, dan pilih tab menu Add block.

Klik icon segitiga terbalik atau klik textnya yang terletak di atas masing2 kelompok form sehingga menjadi ringkas seperti gambar diatas. Dari sini akan terlihat ada empat bagian utama di dalam Add block ini yaitu
  • Block specific settings
  • User specific visibility settings
  • Role specific visibility settings
  • Page specific visibility settings
Berikut adalah detail penjelasan masing-masing bagian.
  1. Block specific settings

    Klik bagian yang pertama yaitu Block specific settings untuk memunculkan form isiannya. Ada tiga form isian yang bisa Anda isi
    • Block description -> deskripsi dari block, berfungsi sebagai identitas singkat yang akan tampil dalam list block halaman admin. Anda bisa lihat dalam Administer > Site building > Blocks
    • Block title -> judul / nama block, berfungsi sebagai nama block ketika ditampilkan dalam situs. Nama block inilah yang akan dilihat oleh pengunjung situs
    • Block body -> badan utama dari block, berfungsi untuk menampung data yang Anda masukkan yang nantinya dilihat oleh pengunjung situs.

    Input format merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Block body. Default format untuk block body ada dua pilihan yaitu
    • Filtered HTML -> pilihan format html yang dibatasi. Anda bisa lihat keterangan dibawahnya, tag html apa saja yang diijinkan dan akan diproses.
    • Full HTML -> pilihan format html yang full (semua tag html) tanpa dibatasi.
  2. User specific visibility settings

    User specific visibility settings berkaitan dengan keberadaan anggota atau membership. Fitur ini mengijinkan anggota untuk mengkustomisasi munculnya suatu block. Kustomisasi bisa dilihat dan diatur dalam account keanggotaan mereka. Ada tiga pilihan radio button yang bisa Anda lihat, yaitu
    • Users cannot control whether or not they see this block. -> User tidak dapat mengendalikan block yang muncul. Pilihan pertama ini adalah pengaturan default yang akan dipakai jika tidak ada radio button yang dipilih.
    • Show this block by default, but let individual users hide it. -> Pilihan memunculkan block diawal (default), namun user bisa mengatur untuk menyembunyikannya. Pengaturan ada di dalam account user.
    • Hide this block by default but let individual users show it. -> Pilihan menyembunyikan block diawal (default), namun user bisa mengatur untuk menampilkannya. Pengaturan ada di dalam account user.
  3. Role specific visibility settings

    Role specific visibility settings mengatur munculnya block dilihat dari sisi role atau peran user. Secara default drupal, user dibagi menjadi dua peran, yaitu anonymous untuk pengunjung yang tidak terdaftar dan authenticated untuk pengunjung yang terdaftar sebagai anggota. Dalam bagian ini ada dua option yang bisa Anda “centang”
    • anonymous user -> memunculkan block hanya untuk anonymous
    • authenticated user -> memunculkan block hanya untuk member
    Jika Anda tidak memberikan pilihan pada keduanya, block akan ditampilkan untuk semua pengunjung, baik yang terdaftar atau yang tidak.
  4. Page specific visibility settings

    Page specific visibility settings berfungsi menampilkan block berdasarkan halaman / page dalam situs. Gambaran singkatnya, Anda bisa mengatur block agar tampil hanya di halaman tertentu. Ada tiga radio button pilihan yaitu
    • Show on every page except the list the pages -> menampilkan block di semua halaman situs kecuali yang disebutkan dalam Pages (form kotak isian dibawahnya)
    • Show on only the listed pages -> menampilkan block hanya yang disebutkan di dalam Pages
    • Show if the following PHP code returns TRUE (PHP-mode, experts only) -> menampilkan block hanya jika script PHP yang disisipkan dalam Pages bernilai TRUE. Bagian ini khusus bagi Anda yang memahami script PHP dan experts dengan drupal.
Demikian penjelasan detail masing-masing item Add block. Bagian kedua tentang contoh menambah block akan dilanjutkan di blog tutorial edisi berikutnya.

0 Response to "Tutorial Drupal 6 - Menambah Block"