Latest Updates

Membangun Toko Online dengan Virtuemart

Joomla memang dikategorikan sebagai software CMS (Content Management System). Namun itu tidak berarti bahwa Joomla tidak bisa dipakai untuk keperluan lain. Sifatnya yang free dan open source menjadikan Joomla bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan.

VirtueMart adalah salah satu solusi e-Commerce yang bisa digunakan bersama dengan Joomla. Tak hanya gratis, Virtuemart juga memiliki berbagai fitur yang sangat menarik, cocok untuk membangun online store dengan cara yang mudah dan cepat. Di samping itu VirtueMart juga mempunyai kemampuan untuk di-extend seperti halnya Joomla.


 VirtueMart memiliki fitur yang cukup menarik, yaitu antara lain: 
  1. Secure Sockets Layer : Dengan mengaktifkan fitur ini online store Anda akan mampu menangani transaksi dengan lebih aman karena transfer data antara client dan server memakai format yang telah dienkripsi.
  2. Multiple Currencies: Pengunjung dari negara mana pun bisa melakukan transaksi melalui situs Anda karena plugin ini telah mendukung pemakaian berbagai mata uang asing.
  3. Multiple Language: Apabila diintegrasikan dengan komponen Joom!Fish, Anda bisa menyediakan fasilitas multi bahasa sehingga memudahkan pengunjung dalam bertransaksi.
  4. Katalog Produk: VirtueMart mendukung upload barang yang sangat banyak dan bisa dikelompokkan menjadi beberapa kategori. Tersedia juga fasilitas untuk pencarian, pemberian rating pada produk, testimonial, pengaturan stok barang.
  5. Order History: Fitur ini memungkinkan pembeli untuk melihat seluruh histori pemesanan yang pernah dilakukan sebelumnya sampai detail transaksinya.
  6. Payment Modul: VirtueMart menyediakan beragam sistem pembayaran yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan Anda.
  7. Shipping Modul: Tersedia berbagai shipping modul yang cukup populer seperti InterShipper, UPS, USPS, dan FedEx. Anda juga bisa menambah modul lain dengan ShippingModule API.
Tidak seperti extension lain yang hanya memerlukan beberapa klik saja untuk menginstalnya, Virtuemart membutuhkan beberapa tahap mulai dari instalasi, setup hingga online store siap untuk ditampilkan.
Kalau kita cermati, sebenarnya paket Virtuemart itu sendiri terdiri dari beberapa extension tidak hanya satu saja. Berikut ini beberapa extension yang terdapat dalam paket tersebut, yaitu:
  • Komponen, com_virtuemart saat ini versi 1.1.4
  • Modul utama, mod_virtuemart
  • Beberapa plugin dan modul tambahan
Secara keseluruhan, VirtueMart memiliki 13 modul yaitu VirtueMart All-In-One, Currency Selector, Featured Products, Latest Products, Login, Manufacturers, Module, Product Categories, Product Scroller, Random Products, Search, Shopping Cart, dan Top Ten Products.
Menarik sekali bukan? Nah, jika Anda ingin tahu lebih banyak lagi tentang VirtueMart ini Anda bisa mengunjungi situs www.virtuemart.net. Jika sudah paham betul, tidak ada salahnya jika Anda mencoba untuk menginstall-nya di komputer Anda.

Membangun Online Store dengan VirtueMart
Anda pasti mengenal situs Amazon.Com, bukan? Bisa dikatakan bahwa Amazon.Com merupakan situs online store paling sukses saat ini. Meskipun pada awalnya hanya berjualan buku secara online, namun kini hampir semua produk bisa kita temukan di situs tersebut. Member-nya pun jumlahnya mencapai jutaan orang dan tersebar di seluruh dunia.
Nah, pertanyaannya sekarang tahukah Anda bagaimana cara membuat online store seperti Amazon.Com itu?
Sepintas, kalau kita tengok situs Amazon.Com itu kelihatannya rumit sekali. Ya, memang benar. Untuk membuat online store sekelas Amazon.Com memang tingkat kesulitannya sangat tinggi. Wajar dong, karena fitur dan fasilitas yang dimiliki situs tersebut sangat lengkap dan cukup kompleks.
Okelah, kita tidak perlu pusing memikirkan hal itu. Lebih baik kita belajar membuat online store yang sederhana saja. Nah, untuk yang satu ini cukup banyak tool yang bisa kita pakai, salah satunya yaitu VirtueMart.
Tahap Instalasi
Sebelum memulai proses instalasi, kita harus mendownload VirtueMart dari alamat URL http://virtuemart.net/downloads. Berikutnya ekstrak paket VirtueMart tersebut hingga kita mendapatkan file com_virtuemart_1.1.x.zip, mod_virtuemart_1.1.x.zip dan beberapa modul tambahan.
File pertama yang harus kita install adalah com_virtuemart_1.1.x.zip, yang merupakan komponen utama dari VirtueMart. Huruf x disini menunjukkan versi Virtuemart yang kita download, misalnya com_virtuemart_1.1.4.j15.zip. Jadi bisa saja nama file tersebut agak berbeda apabila Anda mendownload versi yang lain.
Cara menginstallnya sama seperti kita menginstall ekstension Joomla lainnya yaitu melalui menu Extension – Install/Uninstall. Jangan lupa jika terjadi error, cek apakah setting direktori components pada web server tersebut writeable atau tidak.
Oya, hampir lupa. Sebelum menginstall VirtueMart, kita harus menginstall Joomla terlebih dahulu. Jika Anda belum tahu bagaimana caranya, silakan baca artikel di tutorial Joomla.
Perlu diketahui bahwa ukuran file komponen ini cukup besar, sekitar 2MB, jadi proses instalasinya memerlukan waktu yang agak lama. Nah, jika proses instalasi berhasil dan tidak ada kesalahan sedikit pun, kita akan melihat tampilan Welcome Screen.
Klik menu Install SAMPLE DATA untuk menginstall contoh katalog barang. Mengapa kita tidak memilih menu Go directly to the shop? Untuk tahap awal, lebih enak kalau kita menginstall contoh produk yang sudah tersedia. Nanti jika sudah tidak memerlukannya lagi, kita tinggal menghapus produk tersebut.
Sekarang coba lihat hasil instalasi online store tersebut dengan mengklik menu Preview. Bagaimana hasilnya? Kok daftar produknya tidak muncul ya? Jangan khawatir, kita belum bisa melihat tampilan online store tersebut karena belum ada satupun modul yang kita install.

Menampilkan Online Store
File kedua yang perlu kita install yaitu mod_virtuemart_1.1.x.zip. Ini merupakan modul utama dari VirtueMart. Kalau modul ini tidak diinstall, kita tidak akan bisa melihat tampilan katalog barang. Kita bisa menemukan file ini pada direktori modules. Cara menginstall-nya sama seperti file sebelumnya.
Setelah terinstall, aktifkan module tersebut melalui menu ExtensionModule Manager. Klik tanda silang (x) di samping VirtueMart Module.



Nah, sekarang kita bisa melihat tampilan online store yang kita buat. Coba klik menu Preview sekali lagi. Pada menu sebelah kiri, kita bisa melihat daftar kategori barang dari online store kita, yaitu Hand Tools, Power Tools dan Garden Tools. Namun sepertinya masih ada yang kurang. Apakah itu? Ternyata daftar barangnya belum nampak di halaman homepage. 

Kita perlu mengubah setting menu homepage agar menampilkan daftar barang layaknya online store pada umumnya. Caranya klik menu MenusMain Menu. Perhatikan type dari menu item Home. Kita harus mengubah tipe tersebut dari Articles » Front Page ke VirtueMart.
Caranya klik menu item Home hingga muncul tampilan detail dari menu item tersebut. Selanjutnya klik tombol Change Type. Pilih VirtueMart dari daftar tipe yang tersedia di situ. Klik menu Save atau Apply untuk menyimpan perubahan setting tersebut.

Dan… inilah dia hasil akhirnya.


Yang menjadi pertanyaan, apa yang harus kita lakukan setelah online store tersebut jadi? Apakah langsung dipublikasikan kepada orang-orang, promosi secara besar-besaran atau bagaimana? Saking senangnya mempunyai online store dan ingin segera mendapatkan keuntungan secara singkat mungkin akan membuat seseorang melakukan hal-hal seperti itu. Akan tetapi untuk kasus ini alangkah baiknya apabila kita meneliti kembali segala sesuatu yang berhubungan dengan online store tersebut.
Ada beberapa hal yang perlu kita cek kembali sebelum memutuskan untuk melakukan publikasi maupun mempromosikan online store yang kita buat, yaitu:

Katalog Barang
Apa yang dimaksud dengan katalog barang? Katalog barang yaitu daftar barang atau produk yang kita jual melalui online store. Kita perlu memeriksa secara teliti apakah data barang yang kita masukkan sudah benar atau belum. Jangan sampai pelanggan sudah melakukan pemesanan, akan tetapi ternyata harga yang tercantum di online store tersebut salah.
Kita tidak boleh meremehkan hal-hal kecil seperti itu. Situs e-commerce sekelas Amazon.Com pun pernah mengalami kejadian seperti itu. Pada pertengahan bulan Maret 2003 secara tidak sengaja mereka mencantumkan harga untuk produk iPaq H1910 yang semula harganya 300 poundsterling tiba-tiba menukik tajam hingga mencapai 7 poundsterling saja. Akibatnya, banyak pembeli menyerbu situs tersebut untuk bertransaksi.
Tentunya Anda tidak ingin mengalami nasib seperti kasus Amazon tersebut bukan? Nah, oleh karena itu kita perlu teliti dalam memasang harga barang pada online store. Kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat kurang baik. Minimal akan mengurangi kredibilitas online store tersebut di mata pembeli.

Sistem Pembayaran
Bagaimana cara pelanggan untuk membayar produk atau barang yang mereka beli di online store kita? Hal ini wajib kita pertimbangkan secara matang. Kalau pengunjung menganggap bahwa sistem pembayaran yang tersedia tidak aman, jangan harap mereka mau bertransaksi di online store tersebut. Kita harus memberikan informasi yang jelas kepada pengunjung mengenai sistem pembayaran yang ada di online store kita.
Ada beberapa metode pembayaran yang biasanya dipakai dalam transaksi di Internet, yaitu kartu kredit, transfer bank dan pembayaran melalui pihak ketiga seperti PayPal. Untuk kasus yang terjadi di Indonesia, sistem pembayaran yang paling banyak dipakai yaitu transfer bank. Belakangan ini mulai banyak juga yang menggunakan jasa PayPal karena lebih mudah dan praktis.

Pengiriman Barang
Faktor lainnya yang harus kita pikirkan yaitu masalah pengiriman barang. Pelanggan tentu menginginkan agar barang yang ia pesan cepat sampai. Makin cepat makin baik. Oleh karena itu perusahaan jasa pengiriman barang berperan penting dalam masalah ini. Kita harus mempertimbangkan dengan cermat kecepatan pengiriman dan tarif yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan jasa pengiriman sebelum menentukan akan menggunakan jasa yang mana.
Semoga bermanfaat.....

0 Response to "Membangun Toko Online dengan Virtuemart"