21 September 2012

Beberapa macam jenis CMS Open Source

Beberapa waktu yang lalu sudah saya paparkan apa itu CMS ??? 
Lebih kurang definisi CMS sendiri adalah Sebuah sistem atau aplikasi software yang memberikan kemudahan-kemudahan kepada para penggunanya dalam mengelola, mengupload, mengedit konten untuk ditampilkan pada sebuah web dan mengadakan perubahan isi konten sebuah website tanpa perlu harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis tanpa harus memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman web. Dengan demikian, setiap orang, penulis maupun editor maupun yang baru belajar web designer/development atau orang awam sekalipun setiap saat dapat menggunakannya secara leluasa untuk membuat, menghapus atau bahkan memperbaharui isi website tanpa campur tangan langsung dari pihak webmaster.
Berikut beberapa script web CMS Open Source yang biasa digunakan untuk membangun sebuah website, yang biasanya dipakai utk berbagai keperluan seperti :
  • Untuk membuat Persoanal Website atau Company Profile
  • Sebagai web Portal atau website komunitas.
  • Untuk Galeri foto, video streaming, audio
  • Aplikasi E-Commerce atau web toko online

Beberapa diantaranya :

1. WORDPRESS
WordPress salah satu CMS opersource yang paling digemari di dunia, biasanya digunakan untuk mesin blog(blog engine). wordpress menggunakan bahasa pemrograman php dan database mysql. WordPress termasuk cms yang user frienly dibandingkan dengan joomla dan drupal. 

Keunggulan :
* Cukup mudah digunakan
* Sederhana
* Akun gratis wordpress dapat diperoleh dengan menftar di wordpress.com
* Dapat dijalankan di websirte kita sendiri
* Dapat dijalankan di localhost
* Banyak plugin tambahan
* Template dapat dimodifikasi
* Penggunaan kompak
* Mendukung SEF[seach engine friendly]

Kelemahan :
* Fitur managemennya sedikit sehingga sebagian orang menganggap terlalu sederhana
* Jarang digunakan oleh website besar
* Pluginnya tidak sebanyak jomla.

Website : WordPress.org dan WordPress.com



2. MAMBO
Mambo pada awalnya disebut Mambo Open Source atau MOS adalah free software atau open source content managemen system yang digunakan untuk membuat dan memanagement website melalui sebuah interface yang simple. Sekarang ini mambo banyak dipilih dan digunakan kerana kemudahan yang diberikan untuk mengoperasikannya. Seperti hampir semua CMS yang digemari mambo memiliki kemampuan templating atau kemampuan untuk mengganti tampilan website tanpa harus melakukan upload / perubahan kontent.
Mambo menyediakan kemudahan dan komponen-komponen seperti shopping chart, photo gallery, forum, pools, calendars website searching, multi bahasa dan lain-lain. Hampir sebahagian besar website yang kami bangun menggunakan Mambo sebagai pilihan CMS. Sebuah kebanggaan bagi Indonesia karena salah satu CoreDev Team Mambo adalah orang Indonesia asli.

Kelebihan :
1. Digunakan oleh website sederhana sampai website profesional
2. Mudah dioperasikan
3. Dapatkan dijalankan di komputer lokal
4. Pluggin tambahan
5. Template bisa diubah dan bisa membuat sendiri

Kelemahan :
1. Plugginnya terbatas
2. Defaultnya sangat tidak mendukung mesin pencarian.
3. Krisis kepercayaan open source
  
3. JOOMLA
Kata Joomla diambil dari sebuah kata dari suku Swahili iaitu Jumla yang bermaksud “menjadi kesatuan” bisa dikatakan memiliki kemampuan sama dengan Mambo, kerana CMS ini code awalnya Joomla! 1.0.0 menggunakan code Mambo 4.5.2.3.
Banyak komponen Mambo juga boleh digunakan di sebagai Plugin Joomla begitu juga sebaliknya. Kemampuan kami memilih plugin yang tepat untuk setiap release yang dipilih memalui proses penyelidikan mengindari terjadinya konflik atau crash karena banyak plugin memerlukan penyesuaian disetiap versinya.
Website: Joomla.org
Kelebihan :
* Diklaim sebagai cms opensource dengan pengguna terbanyak.
* Digunakan untuk website sederhana sampai profesional.
* Sering update baik dari segi cms.
* Mudah dioperasikan
* Dapat dijalankan di komputer lokal
* Banyak plugin tambahan.
* Template dapat dirubah dan dapat membuat template sendiri
* Conten joomla dapat dikembangkan

Kelemahan :
* Defaultnya tidak mendukung,namun ada komponen pendukungnya baik yang gratis maupun berbayar
* Plugin yang didapatkan terkadang bug error
* Terkadang ada ketidaksesuaian anatara cms dan plugin.

Website : Joomla.org



4. DRUPAL
Drupal adalah content management system dan blogging engine yang pertama kali dikembangkan oleh Dries Buytaert sebagai sebuah sistem bulletin board. Sekarang ini Drupal banyak digunakan oleh website-website yang mempunyai traffic tinggi dan mempunyai tahap pengendalian sebuah website yang hirarki yang kompleks.

Keunggulan :
* Diklaim cms yang mengalahkan joomla.
* Digunakan untuk website sederhana hingga profesional.
* Mudah dioperasikan.
* Dapat dijalankan di localhost.
* Template dapat di ubah sekehendak kita dan bisa membuat template sendiri.
* Mendukung SEF.

Kelemahan :
* Penggunaannya tidak terlalu banyak,terutama diIndonesia
* Pluginnya tidak sebanyak joomla
Website: Drupal.org





5. AURA
AuraCMS adalah hasil karya anak bangsa yang merupakan software CMS (Content Managemen System) untuk website yang berbasis PHP4 & MySQL berlisensi GPL (General Public License).
Dan tak lupa bahwa software ini mungkin tak semuanya memenuhi harapan pemakai, oleh karena itu diharapkan adanya kritikan, sumbangan pikiran atau mungkin bentuk modifikasi dari para pengguna sekalian baik berupa modul maupun perubahan-perubahan lainnya yang dapat menjadikan auraCMS ini menjadi lebih baik.
Dengan bentuk yang sederhana dan mudah ini diharapkan dapat digunakan oleh pemakai yang masih pemula sekalipun.

Kelebihan :
- Simpel dan mudah digunakan.
- Sesuai dengan slogan-nya AuraCMS termasuk cms yang sangat simple dan mudah digunakan.

Kekurangan
1. System
  • Hanya terdapat tiga level pengguna yaitu Administrator, Editor dan User.
  • Meski secara default terdapat tiga level pengguna namun pemanfaatan maksimal hanya pada dua level, yaitu Administrator dan User.
  • Tidak ada email pemberitahuan jika ada komentar masuk, baik bagi administrator penulis maupun pengomentar sebelum-nya.
2. Keamanan
  • Nama File yang di Upload melalui system default CMS ini tidak diproteksi.
  • Dengan demikian siapapun yang pernah melakukan download dan mengingat alamat file dapat melakukan download kembali dilain waktu tanpa harus login, melainkan cukup dengan mengetikan langsung alamat file yang telah didapat sebelumnya.
3. Pengembang, Konstributor dan Pengguna
  • Pengembang menulis script dengan sangat tidak rapi.
  • Kelakuan ini sangat menghambat perkembangan karena pengembang diluar tim utama membutuhkan waktu lebih untuk merapikan hingga menjadi sulit dalam mempelajari AuraCMS.
  • Dokumentasi sangat minim.
  • Baik untuk system maupun sekedar deskripsi singkat tentang sebuah modul yang terdapat di daftar download terasa sekali sangat minim dan informasi yang diberikan sangat jauh dari kata cukup.
  • Konstributor Pelit.Para pengembang modul diluar tim utama pengembang AuraCMS adalah orang-orang yang pelit dan mata duitan, mereka tidak rela membagikan modul-modul yang telah mereka buat kepada pihak lain secara cuma-cuma.
  • Pengguna Manja. Pengguna langsung AuraCMS didominasi oleh orang-orang yang manja, hanya bisa mengeluh mengeluh dan mengeluh tanpa konstribusi positif yang membangun.
Namun terlepas dari kelebihan dan kekurangan AURA, kita tetap harus bangga karena itu merupakan karya Anak Bangsa....
website : www.auracms.org